Tanaman di ruang kantor bukan sekadar dekorasi. Kehadiran tanaman dapat membuat area kerja terasa lebih segar, nyaman, dan menarik bagi karyawan maupun tamu. Namun, ada satu masalah yang cukup sering terjadi: tanaman kantor sangat bergantung pada satu karyawan yang rajin merawatnya.
Ketika karyawan tersebut pindah divisi, cuti panjang, atau bahkan resign, rutinitas perawatan tanaman ikut berhenti. Tanaman mulai jarang disiram, daun menguning, media tanam mengering, hingga akhirnya tanaman yang sebelumnya mempercantik kantor justru terlihat tidak terawat.
Masalah ini sebenarnya tidak harus terjadi. Perusahaan dapat mengalihkan tanggung jawab perawatan tanaman kepada penyedia jasa profesional melalui layanan sewa tanaman hias dari MutiariGarden.com.
Mengapa Tanaman Kantor Sering Telantar Setelah Karyawan Resign?
Perawatan tanaman kantor membutuhkan rutinitas. Penyiraman, pemangkasan daun, pembersihan tanaman, penggantian media, hingga pemeriksaan kondisi tanaman perlu dilakukan secara berkala.
Sayangnya, dalam banyak perusahaan, tugas tersebut sering diberikan secara informal kepada satu orang. Biasanya karyawan yang memang memiliki kepedulian terhadap tanaman akan secara sukarela menyiram dan merawatnya.
Selama karyawan tersebut masih bekerja, semuanya terlihat baik-baik saja.
Masalah baru muncul ketika orang tersebut resign.
Tidak ada SOP yang jelas mengenai siapa yang bertanggung jawab. Karyawan lain belum tentu memiliki waktu atau pengetahuan untuk merawat tanaman. Akibatnya, tanaman mulai terabaikan.
Dalam jangka panjang, perusahaan bisa mengalami kerugian karena tanaman yang dibeli dengan biaya tidak sedikit akhirnya rusak dan harus diganti.
Tanaman Kantor Membutuhkan Perawatan yang Konsisten
Setiap jenis tanaman memiliki kebutuhan berbeda. Ada tanaman yang membutuhkan cahaya cukup, sementara jenis lainnya lebih cocok ditempatkan di area indoor dengan pencahayaan rendah.
Begitu pula dengan kebutuhan air. Menyiram tanaman terlalu sering dapat menimbulkan masalah pada akar, sedangkan terlalu jarang membuat tanaman mengalami kekeringan.
Selain penyiraman, tanaman indoor juga membutuhkan perhatian terhadap beberapa hal, seperti:
- Kondisi daun dan batang.
- Kebersihan permukaan daun.
- Kelembapan media tanam.
- Posisi tanaman terhadap sumber cahaya.
- Pemangkasan bagian yang sudah rusak.
- Kondisi pot dan media tanam.
- Potensi munculnya hama atau penyakit.
Artinya, merawat tanaman kantor bukan sekadar menuangkan air ke dalam pot. Dibutuhkan rutinitas dan pengetahuan agar tanaman tetap sehat.
Jangan Jadikan Karyawan Sebagai Satu-Satunya Penanggung Jawab
Memberikan tanggung jawab tanaman kepada karyawan bukan selalu keputusan yang salah. Namun, perusahaan perlu mempertimbangkan risiko ketika tanggung jawab tersebut hanya berada pada satu orang.
Karyawan memiliki pekerjaan utama. Ketika ada deadline, rapat, perjalanan dinas, cuti, atau pergantian posisi, perawatan tanaman bisa dengan mudah terlupakan.
Lebih buruk lagi jika perusahaan tidak memiliki dokumentasi atau sistem perawatan yang jelas.
Karena itu, perusahaan sebaiknya memisahkan tanggung jawab pengelolaan tanaman dari pekerjaan rutin karyawan. Dengan begitu, tanaman tetap mendapatkan perawatan meskipun terjadi pergantian personel.
Sewa Tanaman Hias Bisa Menjadi Solusi Praktis
Salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan perusahaan adalah menggunakan layanan sewa tanaman hias.
Dengan sistem sewa, perusahaan tidak perlu menjadikan karyawan sebagai tenaga utama untuk merawat tanaman. Pengelolaan tanaman dapat ditangani oleh penyedia jasa yang memang memiliki pengalaman dalam perawatan tanaman.
MutiariGarden.com dapat menjadi pilihan bagi perusahaan yang ingin menghadirkan tanaman hijau di area kerja tanpa harus membebankan seluruh pekerjaan perawatan kepada karyawan.
Konsep ini juga membuat pengelolaan tanaman menjadi lebih terstruktur. Ketika ada tanaman yang mengalami masalah, perusahaan tidak perlu menunggu seseorang menyadarinya terlebih dahulu.
Apa Keuntungan Menggunakan Jasa Sewa Tanaman untuk Kantor?
1. Tidak Bergantung pada Satu Karyawan
Risiko terbesar dari sistem perawatan internal adalah ketergantungan terhadap individu.
Dengan menggunakan jasa profesional, perawatan tanaman tidak berhenti hanya karena karyawan yang biasa menyiram tanaman sudah tidak bekerja di perusahaan.
2. Tanaman Lebih Terawat
Penyedia jasa tanaman memiliki pengalaman dalam menangani berbagai jenis tanaman indoor maupun outdoor.
Perawatan dapat disesuaikan dengan karakteristik tanaman dan kondisi lingkungan kantor sehingga tanaman memiliki peluang lebih besar untuk tetap sehat dan menarik.
3. Mengurangi Beban Operasional Karyawan
Karyawan dapat lebih fokus pada pekerjaan utama mereka. Tidak perlu lagi menyisihkan waktu di sela pekerjaan untuk memeriksa tanaman, membersihkan daun, atau mencari solusi ketika tanaman mulai layu.
4. Tampilan Kantor Lebih Konsisten
Tanaman yang sehat memberikan kesan berbeda dibandingkan tanaman yang daunnya menguning atau potnya terlihat kotor.
Bagi kantor yang sering menerima klien, kandidat karyawan, atau partner bisnis, kondisi area kerja dapat menjadi bagian dari pengalaman pertama yang mereka rasakan.
5. Lebih Mudah Saat Terjadi Pergantian Karyawan
Resign, mutasi, dan pergantian posisi merupakan hal normal dalam perusahaan. Sistem pengelolaan tanaman sebaiknya tidak ikut berubah setiap kali terjadi pergantian personel.
Dengan layanan profesional, keberadaan tanaman dapat tetap berjalan sebagai bagian dari fasilitas kantor.
Cocok untuk Berbagai Area Kantor
Tanaman tidak harus ditempatkan hanya di meja karyawan. Perusahaan dapat memanfaatkannya di berbagai area untuk menciptakan suasana yang lebih hidup.
Beberapa lokasi yang umum digunakan antara lain:
- Lobby dan area resepsionis.
- Ruang meeting.
- Ruang kerja karyawan.
- Area lounge.
- Koridor.
- Ruang tunggu.
- Area pantry.
- Ruang direksi.
- Area coworking.
Pemilihan jenis dan ukuran tanaman sebaiknya disesuaikan dengan luas ruangan, pencahayaan, konsep interior, serta kebutuhan perawatan.
Jangan Menunggu Tanaman Rusak Baru Bertindak
Masalah tanaman kantor biasanya muncul secara perlahan. Awalnya hanya lupa menyiram satu atau dua kali. Kemudian daun mulai layu. Setelah beberapa minggu, tanaman terlihat kusam dan tidak menarik.
Pada titik tersebut, perusahaan mungkin harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengganti tanaman.
Daripada terus bergantung pada karyawan tertentu, perusahaan dapat membangun sistem pengelolaan tanaman yang lebih konsisten sejak awal.
Menggunakan jasa sewa tanaman hias merupakan salah satu pilihan yang dapat membantu perusahaan menjaga area kantor tetap hijau tanpa menjadikan perawatan tanaman sebagai pekerjaan sampingan karyawan.
Saatnya Membuat Perawatan Tanaman Lebih Profesional
Karyawan resign seharusnya tidak berarti tanaman kantor ikut kehilangan perhatian.
Jika selama ini tanaman kantor dirawat berdasarkan siapa yang sedang rajin, mungkin sudah waktunya perusahaan mengubah pendekatan tersebut. Tanaman merupakan bagian dari lingkungan kerja dan sebaiknya dikelola dengan sistem yang jelas.
MutiariGarden.com hadir sebagai salah satu pilihan untuk membantu perusahaan mendapatkan dan mempertahankan suasana hijau di lingkungan kantor melalui layanan tanaman yang lebih praktis.
Ingin kantor tetap hijau meskipun karyawan yang biasa merawat tanaman sudah resign? Hubungi MutiariGarden.com untuk mengetahui pilihan tanaman dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan kantor Anda.
FAQ
Apakah tanaman kantor harus dirawat setiap hari?
Tidak semua tanaman membutuhkan perawatan setiap hari. Frekuensi perawatan bergantung pada jenis tanaman, kondisi ruangan, pencahayaan, suhu, dan kelembapan.
Mengapa tanaman indoor mudah layu?
Tanaman indoor dapat mengalami masalah karena penyiraman yang tidak sesuai, pencahayaan kurang, sirkulasi udara, kelembapan, atau media tanam yang tidak ideal.
Apa keuntungan sewa tanaman dibanding membeli tanaman kantor?
Sewa tanaman dapat mengurangi beban perusahaan dalam pengelolaan dan perawatan tanaman. Perusahaan juga tidak perlu sepenuhnya bergantung pada karyawan internal untuk menjaga kondisi tanaman.
Apakah sewa tanaman cocok untuk kantor?
Ya. Layanan sewa tanaman dapat menjadi pilihan bagi kantor yang ingin memiliki dekorasi hijau tanpa menambah pekerjaan perawatan kepada karyawan.
Bagaimana jika tanaman kantor rusak atau tidak sehat?
Dengan layanan profesional, kondisi tanaman dapat ditangani berdasarkan ketentuan layanan yang disepakati. Perusahaan dapat menanyakan mekanisme perawatan dan penanganan tanaman kepada penyedia jasa sebelum memilih layanan.